Banyak orang belajar dengan
membaca, tapi jarang yang belajar dengan menulis.
nam tahun yang lampau, veteran Vietnam John Mulligan
adalah gelandangan yang saban hari lontang-lantung di North Beach, San
Fransisco. Perang Vietnam
telah membuat jiwanya luka dan hampa. Akan tetapi hidupnya berubah sama sekali
setelah ia mengikuti workshop penulisan yang diadakan oleh penulis masyhur,
Maxine Hong Kingston.
Mulligan, kini novelis
berusia 49 tahun, meninggalkan workshop dengan jiwa, perasaan, dan harapan
baru. Di tahun-tahun berikutnya ia menemukan sesuatu yang mencengangkan :
menorehkan horor masa lampaunya ke dalam tulisan ternyata membantunya
melepaskan stress, menjernihkan pikiran, dan mengangkat spiritnya. “Menulis menghindarkan saya dari kegelapan hidup,” kata
penulis novel Shopping Cart Soldiers ini.
Banyak
peneliti yang mendukung pengalaman Mulligan itu : menulis ikhwal peristiwa yang
menciptakan stress adalah terapi yang digdaya bagi pikiran dan kejiwaan.
“Puluhan studi telah menemukan bukti bahwa banyak orang merasa lebih sehat dan
bahagia setelah menuliskan kenangan-kenangan yang traumatis,” kata Dr. James
Pennebaker, guru besar psikologi University of Texas. Gagasan di balik risetnya adalah “penerjemahan
pengalaman (pahit) ke dalam bahasa akan mengubah cara orang berpikir mengenai
pengalaman itu”.
Salah satu
studinya yang dipublikasikan dalam Journal of Consulting and Clinical
Psychology edisi April 1998, menemukan bukti bahwa sel-sel T-limfosit para
mahasiswa menjadi lebih aktif enam pekan setelah mereka menulis
peristiwa-peristiwa yang menekan. Suatu indikasi adanya stimulasi sistem
kekebalan.
Studi-studi
lain menemukan fakta bahwa orang cenderung lebih jarang mengunjungi dokter,
bekerja lebih baik dalam tugas sehari-hari, dan memperoleh skor yang lebih
tinggi dalam uji psikologi, setelah mengikuti latihan menulis. Di antaranya,
sebuah studi yang diterbitkan pada 14 April 1999 dalam Journal of The
American Medical Association, memperlihatkan bahwa menulis secara ekspresif
mampu meringankan gejala asma dan rheumatoid arthritis. []